Thursday, April 5, 2012

Harry Potter 8 : Harry Potter as a Thomb Guard .-.

Alkisah, penyihir legendaris yang konon di masa kecilnya terhindar dari usaha pembunuhan Voldemort terhadap dirinya, yang sampai detik ini alasannya tak diketahui, karena hidung Voldemort tak sempurna. Setelah melanglang buana dalam dunia sihir menyihir, Harry yang kemudian menikah dengan Ginny Weasley memutuskan untuk menjadi muggle di kehidupan nyata, bukan di kehidupan sihir. Tak dinyana, belum sebulan mereka tinggal di pinggiran kota London, Ginny meninggal saat sedang melahirkan anak ketiga mereka.


Tak lama setelah Ginny meninggal, orang-orang di sekitarnya pun mulai lenyap satu persatu. Harry yang pada awalnya berusaha menerima kematian istri tercintanya, kini mulai resah karena beberapa orang terdekatnya mulai pergi dari sisinya. Hermionie Granger dan Ron Weasley beserta anaknya meninggal dalam perjalanan menuju Hogwarts akibat serangan Dementor. Begitupun dengan Hagrid yang diserang Buckbeak tanpa alasan jelas. Hanya dalam waktu beberapa hari, saudara sepupu, saudara angkat, saudara pungut, hingga tetangga jadi-jadian Harry lenyap dari bumi. Sampai akhirnya hanya tersisa ia seorang diri. Kemudian, setelah berpikir panjang ke depan sambil melihat ke belakang saat berjalan, ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai penjual sate keliling.

Di satu tempat, orang-orang terdekat Harry dimakamkan di tempat yang sama. Harry mengajukan CV kepada pemilik pemakaman tersebut agar dapat bekerja menjadi penjaga makam. Kini, hari demi hari di laluinya dengan berkeliling dalam makam. Rasa skeptis bahwa orang terdekatnya telah tiada pun musnah saat melihat nisan mereka. Harry pun menghabiskan sisa hidupnya sebagai penjaga makam.

THE END

How short I spend my time to write this freak story! Haha, what do you think bloggy? ;;) *kedipkedip*
Kenapa gue jadi keinggris-inggrisan ginih? .-.
Seandainya film serial Harry Potter ada kelanjutannya, mungkin ceritanya nggak akan jauh beda dari cerita di atas, cerita imajinasi buah karya gue bersama Sensei 'terwaras'  yang gue punya.

Berawal dari berpindah tangannya DVD gue yang berjudul The Woman in Black, film yang dimainkan Daniel Radcliffe sebagai pemeran utama. Teman sekelas gue yang namanya bakal gue sensor, teriak-teriak waktu Sensei 'terwaras' gue ngeluarin DVD tersebut dari dalam tas. Dengan hebohnya teman gue yang berinisial AS bertanya, 'Ih, itu Daniel yaa?'. Gue cuma mengiyakan, bersamaan dengan itu Sensei cuma bilang, 'Iya, ini Harry Potter ke 8'. Muka AS langsung berbunga-bunga, terus dia mulai bertanya-tanya gimana alur ceritanya. Gue dan Sensei bercerita dengan muka sumringah, bangga dengan imajinasi aneh yang kita miliki. Cerita di atas itu sinopsisnya. Kalo mau baca bukunya, tunggu aja sampe film 2012 jadi kenyataan (baca: kiamat) *senyum mengembang* *memulai tari upil*

No comments:

Post a Comment